Pastikan Nyepi Aman, Kapolsek Sinar Peninjauan Pimpin Langsung Pengamanan di Desa Marga Bakti

Maret 19, 2026 WIB Last Updated 2026-03-19T18:58:39Z
OKU, SUMATERA SELATAN – Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Sinar Peninjauan di bawah komando Polres OKU secara resmi menggelar operasi pengamanan khusus guna mengawal rangkaian Peringatan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948. Kegiatan pengamanan ini dipusatkan di Desa Marga Bakti XI, Kecamatan Sinar Peninjauan, Kabupaten OKU, yang dimulai sejak Kamis pagi, 19 Maret 2026. Langkah ini diambil sebagai bentuk kehadiran negara dalam menjamin kebebasan beragama dan menjaga stabilitas Kamtibmas di wilayah hukum setempat.

Kapolsek Sinar Peninjauan, IPDA Suherman, SE., bertindak langsung sebagai Perwira Pengendali (Padal) dengan mengerahkan personel pilihan untuk bersiaga di titik-titik krusial. Pengamanan dilakukan secara intensif selama 24 jam penuh, terhitung mulai pukul 06.00 WIB pada hari Kamis hingga Jumat pagi, 20 Maret 2026. Fokus utama petugas adalah memastikan sekitar 70 warga umat Hindu di Desa Marga Bakti dapat menjalankan ibadah dengan tenang di kediaman masing-masing tanpa gangguan dari pihak luar.
Peringatan Nyepi tahun ini menjadi perhatian serius kepolisian karena telah tercantum dalam kalender operasional Kamtibmas berskala nasional. IPDA Suherman menjelaskan bahwa pengamanan yang signifikan sangat diperlukan agar momentum sakral ini berlangsung terkendali. Mengingat esensi Nyepi adalah penyucian diri, kehadiran polisi di lapangan berfungsi sebagai "pagar hidup" yang melindungi batas-batas wilayah pemukiman warga yang sedang melakukan isolasi mandiri secara spiritual.

Dalam pelaksanaannya, umat Hindu di wilayah tersebut dengan khidmat menjalankan Catur Brata Penyepian yang terdiri dari empat pantangan utama. Warga mematuhi aturan Amati Geni (tidak menyalakan api/lampu), Amati Karya (tidak bekerja), Amati Lelungan (tidak bepergian), dan Amati Lelanguan (tidak mencari hiburan). Kepatuhan warga ini membuat suasana di Desa Marga Bakti XI tampak sangat hening, yang menjadi tantangan tersendiri bagi personel kepolisian dalam menjaga kewaspadaan di tengah situasi sepi.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, personel Polsek Sinar Peninjauan melaporkan bahwa situasi secara umum berada dalam keadaan aman dan kondusif. Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan belum menemukan adanya indikasi gangguan keamanan, provokasi dari oknum tertentu, maupun potensi terorisme yang dapat mencederai jalannya ibadah. Hal ini membuktikan bahwa toleransi antarumat beragama di Kabupaten OKU tetap terjaga dengan sangat baik.

Meski situasi terpantau landai, pihak kepolisian tetap melakukan pemetaan terhadap potensi kerawanan tindak pidana umum, seperti Pencurian dengan Pemberatan (Curat) dan Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor). Kekhawatiran ini muncul dikarenakan beberapa titik lokasi ibadah atau pemukiman tidak memiliki lahan parkir tertutup yang memadai. Oleh karena itu, personel Unit Patroli diperintahkan untuk melakukan pengawasan ekstra terhadap aset-aset warga yang ditinggalkan di luar ruangan selama masa penyepian.
Strategi pengamanan ini tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik personel, tetapi juga melalui pendekatan persuasif. Kapolsek Sinar Peninjauan sebelumnya telah berkoordinasi erat dengan Ketua Agama Hindu setempat guna menyelaraskan jadwal kegiatan dengan skema pengamanan Polri. Komunikasi dua arah ini bertujuan untuk mendeteksi dini setiap potensi gesekan sosial atau ancaman yang mungkin timbul dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang ingin mengganggu ketertiban umum.

Sebagai langkah penutup, Unit Intelkam Polsek Sinar Peninjauan terus meningkatkan upaya deteksi dini dan identifikasi terhadap setiap pergerakan mencurigakan di wilayah Kabupaten OKU. Fungsi Polsek sebagai basis deteksi dioptimalkan untuk memonitor seluruh kegiatan masyarakat demi menjaga stabilitas keamanan jangka panjang. Sinergi antara kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat diharapkan menjadi kunci suksesnya perayaan hari besar keagamaan di masa mendatang.

Terkini