Laka Lantas di Jalur Lintas Sumatera OKU: Mobil Sayur Terjun ke Jurang Usai Hantam L300

Maret 19, 2026 WIB Last Updated 2026-03-20T06:24:08Z

OKU, 20 Maret 2026 – Ruas Jalan Lintas Sumatera kembali menjadi saksi bisu kecelakaan hebat yang melibatkan dua kendaraan angkutan barang pada Kamis malam (19/3/2026). Peristiwa yang terjadi tepat di Desa Gunung Meraksa, Kecamatan Pengandonan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) sekitar pukul 20.40 WIB ini, melibatkan sebuah unit Mitsubishi L300 dan Suzuki New Carry bermuatan sayuran yang berakhir tragis di dasar jurang.

Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., melalui Kapolsek Pengandonan AKP Haryanto menegaskan bahwa insiden ini dipicu oleh tabrakan dari arah berlawanan. Berdasarkan laporan yang diterima dari Humas Polres OKU AKP Ferri Zulfian, pihak kepolisian segera merespons cepat ke lokasi kejadian guna memastikan kondisi para korban dan mengamankan arus lalu lintas yang sempat terganggu akibat puing kendaraan dan muatan sayur yang berserakan.
Identitas pengemudi pertama adalah Sehlani (42), warga Desa Kota Agung, Kecamatan Semende Darat Tengah, Muara Enim, yang mengendarai Mitsubishi L300 berwarna hitam dengan nomor polisi BG 8921 DT. Beruntung bagi Sehlani, meski bagian samping kendaraannya dihantam cukup keras, ia berhasil selamat tanpa luka sedikitpun. Namun, rekan seperjalanannya yang merupakan kenek mobil tersebut, Ibnu Hasim (25), tidak luput dari cedera dan mengalami luka lecet di kedua lututnya.

​Di sisi lain, kendaraan Suzuki New Carry bernomor polisi BG 8965 FQ dikemudikan oleh seorang wanita bernama Rita Eliyani (42), warga Desa Pandan Dulang, Kecamatan Semidang Aji, OKU. Rita menjadi korban yang mengalami dampak cukup signifikan dalam insiden ini. Ia dilaporkan mengalami luka memar yang cukup serius pada bagian lutut kiri setelah kendaraan yang dikemudikannya kehilangan kendali dan terpelanting pasca-benturan keras dengan kendaraan lawan​Di sisi lain, kendaraan Suzuki New Carry bernomor polisi BG 8965 FQ dikemudikan oleh seorang wanita bernama Rita Eliyani (42), warga Desa Pandan Dulang, Kecamatan Semidang Aji, OKU. Rita menjadi korban yang mengalami dampak cukup signifikan dalam insiden ini. Ia dilaporkan mengalami luka memar yang cukup serius pada bagian lutut kiri setelah kendaraan yang dikemudikannya kehilangan kendali dan terpelanting pasca-benturan keras dengan kendaraan lawan
Kronologi kejadian bermula saat Mitsubishi L300 melaju dengan kecepatan stabil dari arah Baturaja menuju Muara Enim. Namun, saat mencapai titik tikungan di Desa Gunung Meraksa, muncul Suzuki New Carry dari arah berlawanan dengan kecepatan yang sangat tinggi. Diduga karena tidak mampu menguasai kemudi di medan jalan yang menikung, mobil bermuatan sayur tersebut oleng dan menghantam telak bagian pintu sopir Mitsubishi L300 yang datang dari arah depan.

Dahsyatnya benturan tersebut membuat Rita Eliyani, sopir Suzuki New Carry, secara refleks membanting stir ke arah kiri untuk menghindari tabrakan yang lebih fatal. Namun, upaya tersebut justru membuat kendaraannya terjun bebas ke dalam jurang di pinggir jalan dengan kedalaman sekitar 7 meter. Mobil tersebut berakhir dalam posisi terperosok di dasar jurang bersama dengan muatan sayur-mayur yang sedianya akan didistribusikan.

Segera setelah kejadian, SPKT Regu III Polsek Pengandonan langsung terjun ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melakukan evakuasi dan pengaturan lalu lintas. Selain mengamankan barang bukti berupa dua unit kendaraan yang ringsek, petugas juga melakukan pengamanan ketat terhadap barang-barang milik korban. Hal ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi adanya oknum tidak bertanggung jawab yang memanfaatkan situasi kecelakaan untuk melakukan pencurian. 

Hingga berita ini diturunkan, penyebab utama kecelakaan dipastikan murni karena faktor kelalaian manusia, di mana kecepatan tinggi di jalanan menikung menjadi pemicu utama hilangnya kendali kendaraan. Kasus ini kini telah dilimpahkan sepenuhnya dari Polsek Pengandonan kepada Unit Laka Satlantas Polres OKU untuk proses penyelidikan lebih mendalam. Pihak kepolisian pun mengimbau agar para pengendara lebih waspada saat melintasi jalur Lintas Sumatera yang dikenal memiliki banyak titik buta dan tikungan tajam.

Terkini