BATURAJA – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, jajaran Kepolisian Resor Ogan Komering Ulu (Polres OKU) mulai memperketat pengamanan dan memastikan kualitas pelayanan publik berada pada level optimal. Pada Senin pagi (16/3/2026), Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., memimpin langsung kegiatan pengecekan lapangan guna memantau kesiapan personel yang terlibat dalam sandi Operasi Ketupat Musi 2026.
Kegiatan monitoring ini tidak dilakukan sendirian; Kapolres OKU didampingi oleh tim Perwira Pengamat Wilayah (Pamatwil) dari Polda Sumatera Selatan, yakni Kombes Pol Hermawan, S.I.K., dan Kombes Pol Yusantiyo Sandhy, S.H. Kehadiran para perwira menengah ini bertujuan untuk memberikan supervisi langsung serta memastikan bahwa seluruh instruksi pengamanan dari tingkat pusat telah diimplementasikan dengan baik di wilayah hukum Polres OKU.
Rombongan memulai inspeksi pada pukul 09.00 WIB dengan menyasar sejumlah titik vital. Beberapa lokasi yang menjadi fokus utama pengecekan antara lain adalah ruang tahanan Mako Polres OKU untuk aspek keamanan internal, Posko Operasi Ketupat Musi 2026, Pos Terpadu yang berlokasi di depan Citimall Baturaja, hingga Pos Pelayanan strategis di Simpang Trans Batumarta yang menjadi jalur perlintasan masyarakat.
Dalam tinjauan tersebut, AKBP Endro Aribowo bersama tim Pamatwil melakukan pemeriksaan mendetail terhadap kelengkapan sarana dan prasarana di setiap pos. Hal ini mencakup ketersediaan alat komunikasi, peta kerawanan, hingga fasilitas kesehatan dasar. Selain fisik bangunan pos, kesiapan mental dan fisik personel yang bertugas menjadi sorotan utama guna menjamin pelayanan yang prima bagi para pemudik yang melintas.
Lebih dari sekadar pengecekan fasilitas, Kapolres OKU juga memberikan instruksi tegas mengenai keamanan internal, khususnya pada area ruang tahanan. Melalui Kasi Humas Polres OKU, AKP Ferri Zulfian, ditekankan bahwa petugas piket jaga harus meningkatkan kewaspadaan dan melakukan pengecekan kondisi tahanan secara berkala. Langkah preventif ini diambil untuk mengantisipasi adanya gangguan keamanan atau hal-hal tidak diinginkan di tengah fokus Polri mengamankan arus mudik.
Aspek humanis menjadi pesan kunci yang ditekankan kepada seluruh personel yang bertugas di lapangan. Kapolres menginstruksikan agar setiap anggota Polri mengedepankan prinsip "Senyum, Sapa, Salam" dalam berinteraksi dengan masyarakat. Sikap responsif terhadap keluhan atau kebutuhan pemudik diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman, sehingga citra Polri sebagai pelindung dan pelayan masyarakat tetap terjaga selama masa Operasi Ketupat.
Kehadiran jajaran pejabat utama (PJU) Polres OKU seperti Kabag Ops Kompol Saharudin dan para Kasat lintas fungsi menunjukkan bahwa pengamanan Idul Fitri 1447 H ini melibatkan sinergi seluruh unit kerja. Dengan kolaborasi antara Satuan Intelkam, Lantas, dan Samapta, diharapkan potensi kemacetan maupun tindak kriminalitas di titik-titik rawan dapat ditekan seminimal mungkin selama periode libur panjang berlangsung.
Sebagai penutup rangkaian monitoring, Kapolres OKU berharap agar seluruh dedikasi personel dalam Operasi Ketupat Musi 2026 ini berbuah pada situasi kamtibmas yang kondusif. Dengan persiapan yang matang sejak jauh hari, Polres OKU berkomitmen penuh untuk menyukseskan tradisi mudik lebaran tahun ini agar berjalan lancar, tertib, dan penuh kedamaian bagi seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten OKU.