Wujudkan Pelayanan Humanis, Rutan Baturaja Gelar Pemeriksaan Kesehatan Rutin Bagi Lansia dan Warga Binaan Penyakit Kronis

Februari 26, 2026 WIB Last Updated 2026-02-27T06:49:41Z

Baturaja, Humas Rubaraja – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Baturaja kembali mempertegas komitmennya dalam memberikan pelayanan kemanusiaan yang optimal. Melalui sub-seksi pelayanan tahanan, Rutan Baturaja menggelar agenda pemantauan kesehatan rutin yang dikhususkan bagi warga binaan kategori rentan. Langkah ini diambil sebagai bentuk tanggung jawab institusi dalam menjamin hak-hak dasar warga binaan selama menjalani masa pidana.
Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (27/02/2026) ini menyasar puluhan warga binaan yang sudah lanjut usia (lansia) serta mereka yang terdeteksi memiliki riwayat penyakit kronis. Bertempat di Klinik Pratama Rutan Baturaja, suasana pemeriksaan tampak tertib dan humanis. Para warga binaan mendapatkan perhatian medis secara mendalam untuk memastikan kondisi fisik mereka tetap stabil di tengah lingkungan pemasyarakatan yang dinamis.

Program ini terlaksana berkat sinergi berkelanjutan antara pihak Rutan dengan tim medis profesional dari Puskesmas Sekar Jaya. Kerja sama lintas instansi ini bertujuan untuk menghadirkan layanan kesehatan yang standar dan bermutu tinggi di dalam Rutan. Dengan adanya tenaga dokter dan perawat dari Puskesmas, diagnosa yang diberikan kepada warga binaan menjadi lebih akurat dan terukur secara medis.
Pemeriksaan kali ini tidak hanya bersifat formalitas belaka, melainkan sebuah prosedur menyeluruh. Mengingat kondisi fisik lansia yang secara alami mengalami penurunan fungsi organ, tim medis melakukan skrining Penyakit Tidak Menular (PTM) yang ketat. Pemeriksaan meliputi pengecekan tekanan darah, kadar gula darah, kolesterol, hingga fungsi pernapasan guna mendeteksi potensi komplikasi sejak dini.

Selain pemeriksaan fisik, agenda ini juga membuka ruang konsultasi medis langsung antara dokter dan warga binaan. Sesi ini dimanfaatkan bagi mereka yang memiliki keluhan kesehatan spesifik untuk mendapatkan resep obat atau saran tindakan medis lanjutan. Pendekatan persuasif ini diharapkan dapat menurunkan tingkat kecemasan warga binaan terhadap kondisi kesehatan yang mereka alami di dalam sel.
Kepala Rutan Baturaja, Fitri Yady, dalam keterangannya menegaskan bahwa pemenuhan hak kesehatan bagi setiap individu adalah prioritas utama yang tidak bisa ditawar. Beliau menjelaskan bahwa lingkungan pemasyarakatan harus tetap mendukung kualitas hidup warganya, terutama bagi mereka yang sudah sepuh dan rentan terserang penyakit. Baginya, pemidanaan bukan berarti memutus akses terhadap layanan medis yang layak.

“Kesehatan adalah hak dasar yang dijamin undang-undang. Dengan menggandeng Puskesmas Sekar Jaya, kami berupaya memastikan bahwa warga binaan, terutama yang sudah sepuh dan memiliki penyakit bawaan, mendapatkan penanganan medis yang setara dengan masyarakat di luar sana,” ujar Fitri Yady dengan nada optimis saat meninjau langsung jalannya kegiatan.

Sebagai penutup rangkaian kegiatan, tim medis juga memberikan edukasi kolektif mengenai pentingnya pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Warga binaan diingatkan untuk selalu menjaga kebersihan sel hunian dan mengonsumsi makanan bergizi yang disediakan. Dengan upaya preventif dan kuratif yang berkesinambungan ini, Rutan Baturaja berharap angka kesakitan dapat ditekan seminimal mungkin demi terciptanya lingkungan rutan yang sehat dan kondusif.

Terkini