Tragedi Senin Siang di Desa Pedataran: Hilang Kendali, Pemotor Nmax Terkapar Pingsan

Februari 23, 2026 WIB Last Updated 2026-02-23T13:14:05Z
Peristiwa kecelakaan lalu lintas tunggal kembali terjadi di wilayah hukum Polres Ogan Komering Ulu (OKU), tepatnya di Dusun III, Desa Pedataran, Kecamatan Ulu Ogan. Insiden yang melibatkan satu unit sepeda motor ini mengejutkan warga setempat pada Senin siang (23/2/2026) sekitar pukul 13.00 WIB. Respon cepat langsung ditunjukkan oleh jajaran Polsek Ulu Ogan yang segera turun ke lapangan setelah menerima laporan dari masyarakat.

Kecelakaan ini melibatkan sebuah sepeda motor Yamaha Nmax dengan nomor polisi BG 3554 FAI. Kendaraan tersebut dikendarai oleh Hasni Apriana (29), seorang warga Dusun III Desa Pusar, Kecamatan Baturaja Barat, Kabupaten OKU. Saat kejadian, Hasni tidak sendirian; ia tengah membonceng seorang rekannya bernama Naisyah Adila Pytri (20), yang tercatat sebagai warga Kabupaten Muaraenim.

Kapolsek Ulu Ogan, Ipda Omi F, S.E., melalui Kasi Humas Polres OKU, AKP Ferri Zulfian, membenarkan adanya insiden tersebut. Menurut AKP Ferri, personel kepolisian bergerak dengan skala prioritas untuk mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna menghindari kemacetan serta memastikan proses evakuasi berjalan lancar. Langkah ini diambil sebagai bentuk pelayanan prima kepolisian terhadap keselamatan masyarakat di jalan raya.

Kondisi pengendara motor, Hasni Apriana, dilaporkan cukup memprihatinkan saat ditemukan di lokasi kejadian. Korban mengalami luka serius pada bagian kepala serta luka memar di area wajah. Akibat benturan keras yang terjadi, Hasni ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri, sehingga memerlukan penanganan medis yang sangat mendesak dari tim kesehatan terdekat.

Sementara itu, rekan yang diboncengnya, Naisyah Adila Pytri, beruntung karena kondisinya lebih stabil meskipun tetap mengalami cedera. Naisyah diketahui mengalami luka memar pada bagian hidung akibat kecelakaan tersebut. Keduanya langsung mendapatkan pertolongan pertama dari warga sekitar dan personel kepolisian sebelum dilarikan ke fasilitas kesehatan untuk perawatan lebih lanjut.

Proses evakuasi dilakukan dengan membawa kedua korban ke Puskesmas Mendingin di Kecamatan Ulu Ogan sebagai langkah penanganan medis awal. Namun, karena kondisi luka Hasni yang membutuhkan peralatan lebih lengkap dan perawatan intensif, pihak puskesmas kemudian memutuskan untuk merujuk kedua korban ke Rumah Sakit DKT Baturaja demi menjamin keselamatan jiwa mereka.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Kepolisian Sektor Ulu Ogan masih melakukan pendalaman dan penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab pasti mengapa motor Yamaha Nmax tersebut bisa hilang kendali. Polisi melakukan olah TKP untuk mencari tahu apakah kecelakaan murni disebabkan oleh faktor kelalaian manusia (human error), kondisi jalan yang ekstrem, atau adanya kerusakan teknis pada kendaraan.

Sebagai penutup, AKP Ferri Zulfian mewakili Polres OKU memberikan imbauan tegas kepada seluruh pengguna jalan agar senantiasa meningkatkan kewaspadaan saat berkendara. Ia menekankan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas serta memeriksa kondisi fisik pengendara dan kelaikan kendaraan sebelum memulai perjalanan, guna mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang.

Terkini