Wajah Baru Jalan Warsito: Sinergi Tim penertiban PKL disepanjang jalan warsito

Februari 24, 2026 WIB Last Updated 2026-02-25T07:25:02Z

Kawasan Pasar Atas, khususnya di sepanjang Jalan Warsito, menunjukkan transformasi signifikan pada hari ini, Rabu (25/2/2026). Sejak fajar menyingsing, suasana yang biasanya semrawut kini berganti dengan pemandangan arus lalu lintas yang tertata dan aktivitas ekonomi yang berjalan sangat tertib. Perubahan positif ini merupakan buah manis dari dedikasi penuh tim petugas piket yang telah bersiaga guna memastikan kenyamanan maksimal bagi para pedagang maupun pengunjung pasar

Pernertipan KPL pengamanan dan penertiban ini dipimpin langsung oleh Lukman selaku Ketua Regu piket yang memegang kendali penuh di lapangan. Kegiatan dimulai secara intensif sejak pukul 05.00 WIB, saat aktivitas pasar mulai menggeliat, hingga berakhir pada pergantian shift pukul 13.00 WIB. Fokus utama tim adalah mengatur pedagang  pedagang, agar tetap berada di area yang telah ditentukan, sekaligus memastikan tidak ada satu pun pedagang yang menempati bahu jalan yang dapat bikin pasar kumuh,
Dalam menjalankan tugas yang penuh tantangan ini, Lukman didampingi oleh lima personel anggota yang sigap dan responsif, yakni Suherno, Erpan Sanjaya, Nurhadi Irawan, Septa Harianto, dan Edwin. Keenam petugas ini secara berkelanjutan menyisir sepanjang jalan warsito pasar atas dan area terbuka untuk memastikan pedagang jualan pada tempat sudah di sediakan oleh pihak pasar , Kehadiran mereka di lapangan memberikan rasa aman sekaligus kepastian bahwa aturan dijalankan secara konsisten demi kepentingan bersama.
Menariknya, pendekatan yang dilakukan oleh tim Lukman tidak hanya bersifat pengawasan fisik semata, tetapi juga mengedepankan sisi edukatif. Para petugas secara persuasif memberikan pemahaman kepada para pedagang mengenai pentingnya menjaga kerapian lingkungan pasar. Dengan komunikasi yang humanis, pedagang  di pasar diajak untuk menyadari bahwa kondisi pasar yang rapi bukan hanya menguntungkan pengunjung, tetapi juga meningkatkan citra profesionalisme mereka sebagai pelaku usaha.
Di sisi lain, penguatan pengawasan juga diperluas hingga dari Pos 2 yang dikomandoi oleh Romi. Bersama anggotanya, Sony dan Beni, pos 1 yang di  komandoi oleh Ijal dari anggota jukir,  tim ini bekerja ekstra keras untuk memastikan bahwa setiap kendaraan, disusun rapi  lokasi yang  sudah disediakan. Langkah tegas ini diambil untuk mengantisipasi potensi penyempitan jalan yang seringkali menjadi pemicu utama kemacetan di area sekitar Jalan Warsito.
Sinergi yang solid antara Pos 1 dan Pos 2 terbukti menjadi formula ampuh dalam menciptakan alur keluar-masuk kendaraan yang sangat lancar. Meskipun volume pengunjung pasar tercatat cukup tinggi pada hari Rabu ini, koordinasi antar tim memastikan tidak terjadi penumpukan kendaraan yang berarti. Keberhasilan kolaborasi ini menunjukkan bahwa manajemen pasar yang terintegrasi mampu menjawab tantangan kepadatan arus lalu lintas di kawasan ekonomi yang sibuk.
Tujuan utama dari penyiagaan personel secara mendetail ini adalah untuk menciptakan ekosistem pasar yang sehat, bersih, dan representatif bagi seluruh lapisan masyarakat. Dengan kondisi lingkungan yang tertata, diharapkan daya tarik Pasar Atas sebagai pusat denyut nadi ekonomi semakin meningkat dan mampu bersaing secara modern. Selain itu, aspek keamanan tetap menjadi prioritas utama guna melindungi pengunjung dari potensi tindak kriminalitas yang kerap terjadi di tengah keramaian.

Hingga pergantian shift siang pukul 13.00 WIB, suasana di sepanjang Jalan Warsito dilaporkan dalam keadaan aman terkendali tanpa ada insiden yang mengganggu ketertiban umum. Kerja keras kolektif antara tim petugas pasar dan tim parkir ini mendapat apresiasi hangat dari para pedagang yang merasa lebih tenang dalam menjajakan barang dagangan mereka. Keberhasilan hari ini diharapkan menjadi standar baru bagi pengelolaan kawasan Pasar Atas di masa mendatang. Dan harapan petugas yang piket agar seluruh pedagang mematuhi aturan pasar biyar pasar atas ini rapi dan bersih.

Terkini