Baturaja – Kepolisian Resor Ogan Komering Ulu (Polres OKU) kembali memperkuat lini pertahanannya dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah. Pada Kamis, 26 Februari 2026, jajaran personel Polres OKU menggelar latihan Pengendalian Massa (Dalmas) secara intensif di halaman Mapolres OKU. Langkah ini diambil sebagai respons proaktif dalam menghadapi dinamika gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), terutama terkait penanganan aksi unjuk rasa.
Kegiatan krusial ini dipimpin langsung oleh Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., yang menunjukkan komitmen pimpinan dalam memantau langsung kualitas kesiapan anggotanya. Dalam pelaksanaannya, Kapolres didampingi oleh Wakapolres OKU Kompol Eryadi Yuswanto, S.H., M.H., serta jajaran Pejabat Utama (PJU) seperti Kabag Ops Kompol Saharudin dan Kasat Samapta AKP Andi Apriadi. Kehadiran para petinggi ini menegaskan bahwa kesiapan fisik dan mental personel adalah prioritas utama instansi.
Latihan ini secara khusus dirancang untuk mengasah kemampuan teknis dan taktis para personel saat berhadapan dengan kerumunan massa. Fokus utama pelatihan mencakup penguasaan sikap dasar Dalmas serta pengaplikasian formasi Dalmas awal dan lanjutan. Hal ini dilakukan agar setiap gerakan di lapangan dapat terorganisir dengan rapi, sehingga mampu membentuk barisan yang solid dalam menahan tekanan massa tanpa mengesampingkan sisi humanis.
Selain formasi fisik, personel juga diberikan pendalaman materi mengenai penggunaan peralatan pendukung seperti tameng dan tongkat Dalmas. Penggunaan alat-alat ini bukan sekadar untuk pertahanan diri, melainkan bagian dari prosedur operasional untuk mengendalikan situasi kontinjensi secara terukur. Para instruktur memastikan bahwa setiap personel memahami kapan dan bagaimana alat tersebut digunakan sesuai dengan tingkat ancaman yang dihadapi di lapangan.
Kapolres OKU, melalui Kasi Humas AKP Ferri Zufian, menjelaskan bahwa tujuan utama dari latihan ini adalah untuk terus memupuk profesionalisme anggota. Beliau menekankan bahwa kemampuan pengendalian massa bukanlah sesuatu yang statis, melainkan harus terus diasah secara berkala. Hal ini penting agar saat situasi riil terjadi, personel tidak ragu-ragu dalam mengambil keputusan yang cepat dan tepat berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku.
Lebih lanjut, AKP Ferri Zufian menyampaikan bahwa kesiapan personel merupakan kunci utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat. Dengan personel yang sigap, potensi gesekan dalam aksi massa dapat diminimalisir sehingga hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat tetap terlindungi tanpa mengganggu ketertiban umum. Melalui latihan ini, Polres OKU berkomitmen menciptakan suasana wilayah hukum yang tetap aman, sejuk, dan kondusif bagi seluruh warga.
Ke depannya, Polres OKU berencana untuk menjadikan latihan Dalmas ini sebagai agenda rutin yang berkelanjutan. Konsistensi dalam berlatih diharapkan dapat membangun insting dan koordinasi yang lebih baik antar personel. Penekanan pada pemahaman tugas dan peran masing-masing anggota sangat krusial agar tidak terjadi tumpang tindih komando saat mereka diterjunkan langsung di tengah situasi yang panas
Latihan yang berlangsung hingga siang hari tersebut berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh kedisplinan. Kegiatan ini ditutup dengan evaluasi menyeluruh terhadap gerakan-gerakan yang telah dipraktikkan. Hal ini menjadi bukti nyata komitmen Polres OKU dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus memastikan bahwa hukum dan ketertiban tetap tegak di Bumi Sebimbing Sekundang.