Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Baturaja menggelar kegiatan skrining kesehatan massal khusus penyakit HIV bagi para warga binaan pemasyarakatan. Langkah proaktif ini diambil sebagai tindakan preventif awal untuk menjaga kondisi kesehatan lingkungan hunian agar tetap aman dari potensi penularan penyakit menular.
Kegiatan pemeriksaan kesehatan tersebut dipusatkan di Aula Rutan Baturaja pada Rabu, 16 September 2026. Jalannya seluruh proses pemeriksaan dipantau secara langsung oleh Kepala Rutan Baturaja, Fitri Yady, yang hadir didampingi oleh jajaran pejabat struktural rutan untuk memastikan acara berlangsung tertib dan lancar.
Program pemeriksaan rutin ini dapat terwujud berkat sinergi dan kerja sama yang erat antara pihak Rutan Kelas IIB Baturaja dengan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu. Secara teknis, Dinas Kesehatan Kabupaten OKU menerjunkan tim medis profesional dari Puskesmas Sekarjaya untuk memimpin jalannya tes kesehatan tersebut.
Prosedur medis dilakukan dengan memanfaatkan perangkat rapid test khusus yang bekerja secara efektif dalam mendeteksi keberadaan antigen HIV melalui sampel darah WBP. Pemilihan metode pemeriksaan ini dinilai sangat tepat karena mampu memberikan hasil yang akurat dalam waktu yang relatif singkat.
Kepala Rutan Baturaja, Fitri Yady, menegaskan bahwa pelaksanaan kegiatan ini merupakan bentuk komitmen nyata pihak rutan dalam menjamin hak kesehatan para warga binaan. Menurutnya, pemenuhan layanan kesehatan yang optimal adalah hal mendasar yang wajib diberikan selama mereka menjalani masa hukuman.
Lebih lanjut, Fitri Yady menjelaskan bahwa pencegahan sejak dini sangat krusial untuk meminimalkan risiko penyebaran penyakit menular di dalam blok hunian yang padat. Dengan mengetahui kondisi kesehatan WBP secara berkala, pihak rutan dapat dengan cepat mengambil tindakan medis yang diperlukan apabila ditemukan kasus positif.
Proses pemeriksaan marathon yang berlangsung sepanjang hari tersebut menyasar sebanyak 150 orang warga binaan dari berbagai blok. Berdasarkan hasil pengujian medis yang dilakukan oleh tim Puskesmas Sekarjaya, seluruh sampel darah WBP yang diperiksa secara menyeluruh menunjukkan hasil negatif HIV.
Atas raihan hasil yang menggembirakan ini, pihak Rutan Baturaja berharap kolaborasi dan sinergi lintas instansi bersama Dinkes OKU dapat terus terjalin secara berkelanjutan. Kerja sama ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan rutan yang bersih, sehat, serta kondusif bagi seluruh penghuni maupun petugas.