Ditinggal Bekerja ke Ladang, Rumah Panggung Petani di OKU Ludes Dihantam Api

Juli 23, 2026 WIB Last Updated 2026-07-23T12:53:08Z
LENGKITI – Musibah kebakaran hebat melanda warga di kawasan pedesaan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Sebuah bangunan rumah panggung semi permanen milik warga setempat hangus dilalap si jago merah hingga rata dengan tanah saat ditinggal pergi oleh para penghuninya pada Kamis siang.

Peristiwa amukan api tersebut tepatnya terjadi di wilayah Dusun IV, Desa Karang Endah, Kecamatan Lengkiti, Kabupaten OKU. Insiden kebakaran yang mengejutkan warga sekitar ini mulai terjadi pada Kamis (23/7/2026) sekira pukul 13.00 WIB, di saat mayoritas warga tengah beraktivitas di luar rumah.
Bangunan yang menjadi korban ganasnya si jago merah tersebut merupakan milik Zonri bin Narawi, seorang pria berusia 34 tahun yang sehari-hari bekerja sebagai petani. Rumah panggung semi permanen yang bagian atasnya terbuat dari kayu dan bagian bawahnya berdinding semen serta bata tersebut mendadak dilalap api hingga tak tersisa.
Saat musibah melanda, rumah tersebut berada dalam kondisi kosong tanpa penghuni. Zonri beserta istrinya sedang pergi bekerja upahan di tempat terpisah—Zonri bekerja menyemprot tanaman dan istrinya bekerja memutil (memetik) jagung—sementara keempat anak mereka diketahui sedang asyik bermain di luar rumah saat api mulai membesar.
Kronologis peristiwa memilukan ini pertama kali diketahui oleh seorang warga lokal bernama Peldi. Saksi mata tersebut secara tidak sengaja melihat adanya kepulan asap tebal membumbung tinggi dari bagian tengah lantai atas rumah milik Zonri, yang kemudian dengan sangat cepat berubah menjadi kobaran api besar

Melihat kobaran api yang kian membesar, warga sekitar langsung berhamburan dan bergotong royong berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya. Sekira pukul 13.30 WIB, satu unit mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) dari Kecamatan Lengkiti tiba di lokasi kejadian untuk mempercepat proses pemadaman dan melokalisir pergerakan api.
Setelah berjuang keras bersama warga setempat, tim petugas pemadam kebakaran akhirnya berhasil menjinakkan dan memadamkan kobaran api secara total pada pukul 14.00 WIB. Meskipun bangunan rumah panggung beserta seluruh isinya hangus terbakar habis, beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini.
Berdasarkan hasil penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) awal dari pihak berwenang di lokasi kejadian, musibah kebakaran ini diduga kuat dipicu oleh adanya korsleting arus pendek listrik pada bagian atas rumah. Akibat insiden ini, korban menderita kerugian materil yang ditaksir mencapai Rp50.000.000,- (lima puluh juta rupiah).

Terkini