Kehilangan Pejuang Kesehatan Anak: SD IT Izzatul Ummah Kenang Amal Jariyah Bidan Putrika Adia Marta

Juni 05, 2026 WIB Last Updated 2026-06-06T03:52:10Z
BATURAJA — Suasana duka mendalam tengah menyelimuti keluarga besar Sekolah Dasar Islam Terpadu (SD IT) Izzatul Ummah Baturaja. Lembaga pendidikan yang dikenal dengan jargon #Beriman, Mandiri & Cerdas ini secara resmi menyampaikan ucapan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas berpulangnya salah satu pejuang kesehatan terbaik di wilayah mereka, yakni Bidan Putrika Adia Marta, Am.Keb. Almarhumah dikenal luas sebagai sosok yang berdedikasi tinggi dalam mengabdikan dirinya bagi kesehatan masyarakat dan dunia pendidikan.

Kepergian sosok tenaga medis yang bertugas di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Puskesmas Sekarjaya ini mengejutkan banyak pihak. Informasi mengenai wafatnya Bidan Putrika Adia Marta menyebar cepat dan mendatangkan rasa kehilangan yang mendalam, tidak hanya bagi rekan sejawat di fasilitas kesehatan tempatnya mengabdi, melainkan juga bagi para guru, staf, serta wali murid di lingkungan SD IT Izzatul Ummah Baturaja yang selama ini telah merasakan langsung dampak positif dari sinergi yang beliau bangun.

Selama masa hidupnya, almarhumah Bidan Putrika Adia Marta memiliki ikatan emosional dan profesional yang sangat kuat dengan SD IT Izzatul Ummah Baturaja. Melalui program kemitraan antara puskesmas dan sekolah, beliau secara konsisten meluangkan waktu, tenaga, dan pikirannya untuk membagikan ilmu-ilmu praktis seputar dunia kesehatan. Kehadiran beliau di tengah-tengah lingkungan sekolah selalu dinantikan karena pembawaannya yang hangat dan edukatif.

Lebih dari sekadar menjalankan tugas kedinasan, almarhumah secara aktif memberikan pendampingan kesehatan yang intensif bagi para siswa. Mulai dari pemeriksaan kesehatan berkala, edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan diri, hingga penanganan dini terhadap berbagai keluhan kesehatan santri di sekolah, semuanya dilakukan dengan penuh ketulusan. Langkah nyata ini dinilai sangat membantu pihak sekolah dalam mewujudkan lingkungan belajar yang sehat dan higienis.

Pihak manajemen SD IT Izzatul Ummah Baturaja mengungkapkan rasa terima kasih yang tidak terhingga atas segala kontribusi mulia yang telah diukir oleh almarhumah. Mereka meyakini bahwa setiap tetes ilmu bermanfaat yang telah diajarkan kepada anak-anak didik serta bimbingan kesehatan yang telah diberikan akan bertransformasi menjadi amal jariyah. Pahala kebaikan tersebut diharapkan akan terus mengalir tiada putus untuk almarhumah di alam barzakh.

Doa-doa terbaik pun terus dipanjatkan oleh keluarga besar sekolah agar almarhumah Bidan Putrika Adia Marta diwafatkan dalam keadaan husnul khatimah. Mereka berharap segala kekhilafan almarhumah semasa hidup diampuni oleh Allah SWT, dan seluruh amal ibadahnya serta pengabdiannya di dunia kesehatan diterima sebagai pemberat timbangan kebaikan di akhirat kelak, serta ditempatkan di tempat yang paling mulia di sisi-Nya.

​Di sisi lain, ungkapan simpati juga ditujukan kepada keluarga yang ditinggalkan agar diberikan ketabahan yang luar biasa dalam menghadapi cobaan berat ini. Kehilangan anggota keluarga tercinta tentu meninggalkan duka yang mendalam, namun ketegaran dan kesabaran dalam menerima takdir Allah SWT diharapkan dapat menjadi penguat bagi suami, anak, maupun kerabat dekat yang kini tengah berduka di rumah duka di kawasan Baturaja.

Sebagai bentuk penghormatan terakhir dan ruang komunikasi bagi pihak-pihak yang ingin menyampaikan rasa duka maupun menggali informasi lebih lanjut, SD IT Izzatul Ummah Baturaja membuka layanan komunikasi resmi. Masyarakat dan kolega dapat menghubungi nomor WhatsApp pusat informasi di 089627879115, atau memantau pembaruan informasi melalui akun media sosial resmi sekolah di Facebook (SDIT Izzatul Ummah) dan Instagram (@sdit_izzatulummah).

Terkini