BATURAJA — Satuan Samapta Polres Ogan Komering Ulu (OKU) kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah melalui operasi pencegahan kejahatan yang intensif. Pada pergantian hari Rabu hingga Kamis, tanggal 1–2 April 2026, personel kepolisian yang tergabung dalam Tim SSO Patroli Perintis Presisi melaksanakan giat patroli skala besar. Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa Kota Baturaja tetap dalam kondisi aman dan tertib, terutama pada jam-jam rawan di mana aktivitas masyarakat mulai menurun namun potensi kriminalitas meningkat.
Operasi yang berlangsung dari pukul 22.00 WIB hingga 04.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres OKU, AKP Andi Apriadi, S.H., M.M. Dalam pelaksanaannya, beliau mengerahkan tim inti yang terdiri dari Aiptu Yosan, Bripka Fedi R., Brigpol Rilo, Briptu Igun, Briptu M. Alfiansyah, dan Bripda Aan. Dengan dukungan armada kendaraan patroli roda dua dan roda empat, para personel bergerak lincah menyusuri sudut-sudut kota untuk memberikan kehadiran fisik Polri di tengah masyarakat.
Tujuan utama dari peningkatan intensitas patroli ini adalah untuk mengantisipasi dan menekan berbagai bentuk gangguan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas). AKP Andi Apriadi menegaskan bahwa fokus utama petugas adalah memberantas praktik premanisme, pungutan liar (pungli), serta ancaman kejahatan konvensional yang dikenal dengan istilah 3C: pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Selain itu, petugas juga mewaspadai aksi balap liar yang kerap dikeluhkan warga karena mengganggu ketenangan dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.
Rute patroli dirancang secara strategis mencakup area-area yang dinilai memiliki kerawanan tinggi. Petugas menyisir sepanjang Jalur Lintas Sumatera (Jalinsum) mulai dari kawasan Batu Kuning hingga Simpang 4 Sukajadi dan Simpang 4 Ogan 4. Tak hanya jalan protokol, tim juga merambah ke Jalan Cor Beton Kibang Baturaja serta area perbatasan di Jalinsum Baturaja menuju Jalan Dr. M. Hatta Bakung, guna memastikan jalur logistik dan transportasi tetap aman dari aksi pemalakan atau gangguan jalanan lainnya.
Selain menyisir jalan raya, Tim Perintis Presisi juga masuk ke jantung pemukiman warga untuk memantau situasi secara langsung. Salah satu poin penting dalam rute ini adalah kunjungan ke Pos Siskamling di Jalan Gotong Royong. Di lokasi tersebut, petugas melakukan dialog dengan warga yang sedang berjaga untuk memberikan motivasi sekaligus koordinasi mengenai sistem pengamanan lingkungan secara mandiri. Langkah preventif ini diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan yang berniat menyasar rumah-rumah penduduk di saat penghuninya sedang beristirahat.
Selama enam jam menyisir wilayah hukum Polres OKU, hasil yang dilaporkan oleh tim di lapangan menunjukkan tren yang sangat positif. Hingga fajar menyingsing, petugas tidak menemukan adanya aktivitas pungutan liar maupun praktik premanisme di sepanjang jalur pengawasan. Kondisi di pemukiman warga pun terpantau kondusif, tanpa ada laporan insiden tindak kriminalitas 3C. Kesuksesan ini dicapai berkat kombinasi metode patroli hunting (berkeliling) dan stasioner (berhenti untuk memantau) yang dilakukan secara bergantian oleh personel di lapangan.
Kapolres OKU, AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P., melalui Kasi Humas AKP Ferri Zulfian, memberikan apresiasi atas dedikasi personel yang bertugas di lapangan. Beliau menjelaskan bahwa kehadiran polisi di waktu dini hari bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk nyata dari pelayanan dan perlindungan kepada publik. Dengan adanya sinar lampu rotator biru (Blue Light Patrol) yang terus menyala di sepanjang jalan, diharapkan masyarakat dapat tidur dengan lebih tenang tanpa rasa khawatir akan ancaman kejahatan.
Sebagai penutup, Polres OKU menegaskan bahwa kegiatan Harkamtibmas (Pemeliharaan Keamanan Ketertiban Masyarakat) seperti ini akan terus menjadi agenda prioritas ke depannya. Upaya preventif dan represif akan terus diseimbangkan guna meminimalisir potensi gangguan keamanan di seluruh wilayah hukum Kabupaten OKU. Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan segera melaporkan melalui call center jika menemukan hal-hal mencurigakan, agar situasi kondusif di Baturaja dapat terus dipertahankan secara bersama-sama.