Polda Sumsel Bersih-Bersih Internal, Irjen Pol. Sandi Nugroho Pimpin Langsung Tes Urine Mendadak

Februari 23, 2026 WIB Last Updated 2026-02-23T12:58:05Z


PALEMBANG – Komitmen pemberantasan narkotika di tubuh Polri bukan sekadar isapan jempol. Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., memimpin langsung pelaksanaan tes urine mendadak yang menyasar seluruh jajaran personel, mulai dari tingkat pimpinan hingga staf. Kegiatan ini dilangsungkan di Lantai 2 Gedung Presisi Mapolda Sumsel pada Senin pagi, 23 Februari 2026.
Langkah responsif ini merupakan tindak lanjut cepat dari instruksi Wakapolri yang disampaikan melalui Video Conference (Vicon) terkait Analisa dan Evaluasi Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat di hari yang sama. Kapolda menegaskan bahwa Polda Sumsel tidak akan memberi ruang sedikit pun bagi penyalahgunaan narkotika di wilayah hukumnya, terutama di dalam internal organisasi.
Pemeriksaan dimulai dengan pemberian contoh nyata dari pucuk pimpinan. Irjen Pol. Sandi Nugroho bersama Wakapolda dan para Pejabat Utama (PJU) menjadi rombongan pertama yang menyerahkan sampel urine untuk diuji. Aksi ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa integritas dan kepatuhan terhadap aturan berlaku bagi siapa saja, tanpa memandang pangkat maupun jabatan.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menyatakan bahwa kegiatan ini adalah langkah konkret untuk menjaga marwah institusi. Menurutnya, pembersihan internal merupakan fondasi utama yang harus diperkokoh sebelum kepolisian melakukan penegakan hukum secara eksternal kepada masyarakat luas.
"Kami berkomitmen penuh menerapkan kebijakan zero tolerance. Dengan adanya pengecekan urine secara mendadak ini, kami ingin memastikan bahwa setiap personel Polda Sumsel benar-benar bersih dan memiliki integritas tinggi dalam menjalankan tugas sebagai pelindung dan pengayom masyarakat," tegas Kombes Pol Nandang dalam keterangannya.
Proses pengambilan sampel dilakukan dengan prosedur medis yang sangat ketat dan transparan. Untuk menjamin akurasi serta mencegah adanya potensi manipulasi atau kecurangan, seluruh tahapan diawasi secara melekat oleh Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) Polda Sumsel. Setiap personel wajib mengikuti alur pemeriksaan sesuai standar operasional yang telah ditetapkan.

Pihak Polda Sumsel juga memberikan peringatan keras bahwa setiap anggota yang terbukti positif mengonsumsi narkotika akan menghadapi konsekuensi hukum yang berat. Sanksi yang disiapkan tidak main-main, mulai dari proses disiplin, sidang kode etik profesi, hingga pemecatan dan tuntutan pidana umum sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Langkah preventif ini diharapkan dapat memperkuat transformasi Polri yang Presisi, di mana polisi yang bersih menjadi syarat mutlak dalam mewujudkan pelayanan publik yang profesional. Ke depannya, Polda Sumsel akan terus melakukan pengawasan berkala dan inspeksi mendadak demi menjaga moralitas personel serta memastikan situasi kamtibmas di Sumatera Selatan tetap kondusif.

Analisis 5W + 1H dalam Berita:
​Who (Siapa): Kapolda Sumsel Irjen Pol. Sandi Nugroho, Wakapolda, Pejabat Utama, dan personel Polda Sumsel.
​What (Apa): Pelaksanaan tes urine mendadak dan massal.
​Where (Dimana): Lantai 2 Gedung Presisi Polda Sumatera Selatan.
​When (Kapan): Senin, 23 Februari 2026.

​Why (Mengapa): Tindak lanjut arahan Wakapolri dan penegakan kebijakan zero tolerance narkoba.
​How (Bagaimana): Dipimpin langsung Kapolda, diawali dari pimpinan sebagai teladan, dan diawasi ketat oleh Bid Propam.

Terkini