Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Kanwil Ditjenpas) Sumatra Selatan menggelar kegiatan monitoring dan evaluasi secara langsung terhadap proyek perbaikan sarana dan prasarana (sarpras) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Baturaja pada Kamis, 20 Agustus 2026. Peninjauan lapangan ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses renovasi berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
Langkah krusial ini diambil oleh pihak Ditjenpas guna memastikan adanya peningkatan kualitas fasilitas fisik di dalam lingkungan tahanan. Peninjauan ini difokuskan pada pemenuhan standar keamanan bangunan serta optimalisasi kualitas pelayanan publik, khususnya bagi kenyamanan dan hak-hak dasar para warga binaan pemasyarakatan.
Kedatangan tim peninjau dari Kanwil Ditjenpas Sumsel disambut secara resmi oleh Kepala Rutan Kelas IIB Baturaja, Fitri Yady, yang didampingi oleh jajaran pejabat struktural Rutan. Penyambutan ini menjadi bentuk transparansi dan kesiapan Rutan Baturaja dalam memperlihatkan setiap jengkal perubahan infrastruktur yang sedang berlangsung di area internal mereka.
Pelaksanaan peninjauan difokuskan pada beberapa titik renovasi vital yang menjadi prioritas utama pembenahan di lingkungan Rutan Baturaja. Tim mengecek dari dekat pembenahan fasilitas keagamaan hingga penguatan fisik bangunan pendukung untuk memastikan pengerjaan proyek dilaksanakan sesuai perencanaan teknis awal.
Renovasi mushola Rutan menjadi salah satu area perhatian utama dalam agenda peninjauan ini. Peningkatan kualitas rumah ibadah tersebut dilakukan agar warga binaan dapat menjalankan aktivitas keagamaan dan pembinaan spiritual harian dengan jauh lebih nyaman, layak, dan khusyuk selama masa penahanan.
Selain sarana keagamaan, tim monitoring mengecek secara terperinci pengerjaan rekonstruksi dan pemeliharaan dinding pembatas utama Rutan Baturaja. Penguatan infrastruktur fisik ini dinilai sangat krusial untuk memastikan aspek keamanan area luar maupun dalam tetap terjaga optimal sesuai standar operasional penanganan risiko teknis pemasyarakatan.
Kepala Rutan Kelas IIB Baturaja, Fitri Yady, menegaskan bahwa pembenahan sarpras ini merupakan wujud komitmen nyata jajarannya dalam mewujudkan lingkungan Rutan yang aman, humanis, dan berstandar layak. Beliau menambahkan bahwa seluruh tahapan perbaikan diupayakan selesai tepat waktu tanpa mengganggu stabilitas program pembinaan dan rutinitas warga binaan sehari-hari.
Melalui peninjauan ini, Kanwil Ditjenpas Sumsel memastikan seluruh tahapan rekonstruksi sarpras di Rutan Baturaja dilaksanakan secara akuntabel dan transparan. Langkah berkesinambungan ini diharapkan mampu menunjang fungsi pelayanan pemasyarakatan yang berintegritas dan modern di seluruh wilayah Sumatra Selatan.