BATURAJA – Suasana tenang di tengah malam Senin berubah menjadi mencekam bagi warga Komplek 1029 E Bakung, Kelurahan Kemalaraja, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU. Sebuah insiden kebakaran melanda satu unit rumah berlantai dua milik seorang pensiunan ASN bernama Satri (64) pada dini hari tadi, tepatnya Senin, 02 Maret 2026.
Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 00.35 WIB. Kobaran api pertama kali terdeteksi di bagian lantai dua bangunan yang berlokasi di Lorong Kita tersebut. Kejadian yang berlangsung saat sebagian besar warga sedang terlelap ini sontak memicu kepanikan di lingkungan pemukiman padat penduduk tersebut.
Berdasarkan keterangan saksi mata yang merupakan anak pemilik rumah, kronologi bermula saat dirinya sedang tertidur lelap. Ia mendadak terjaga setelah mendengar suara pecahan kaca yang cukup keras dari arah lantai dua. Tak lama berselang, bau menyengat khas material terbakar mulai memenuhi ruangan, memicu saksi untuk segera melakukan pengecekan.
Saat saksi memeriksa sumber bau tersebut di lantai atas, ia mendapati api sudah berkobar dan mulai melahap sofa serta plafon rumah. Material sofa yang mudah terbakar membuat api dengan cepat merambat ke bagian atas ruangan. Dalam situasi darurat tersebut, saksi langsung berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar yang mulai berhamburan keluar rumah.
Warga setempat yang terbangun langsung bahu-membahu berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya sembari menghubungi pihak pemadam kebakaran. Kepulan asap hitam sempat membumbung dari balkon lantai dua sebelum bantuan profesional tiba di lokasi kejadian untuk melokalisir perambatan api agar tidak menyambar ke rumah di sebelahnya
Sekitar pukul 00.50 WIB, satu unit mobil Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten OKU tiba di lokasi. Petugas damkar yang dibantu oleh personil Polsek Baturaja Timur dan masyarakat langsung melakukan tindakan pemadaman intensif. Kerja keras tim gabungan ini membuahkan hasil dalam waktu singkat sebelum api sempat melalap seluruh konstruksi bangunan.
Tepat pada pukul 01.00 WIB, api berhasil dipadamkan sepenuhnya. Petugas kemudian melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api tersembunyi (hidden fire) di sela-sela plafon balkon. Berkat respons cepat dari semua pihak, kebakaran ini berhasil ditangani dalam kurun waktu kurang dari 30 menit sejak laporan masuk.
Meskipun bagian balkon dan plafon lantai dua mengalami kerusakan, pihak kepolisian mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Hingga berita ini diturunkan, total kerugian materil masih dalam proses penaksiran, dan penyebab pasti munculnya percikan api di lantai dua tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwenang.